Pelaksanaan Pelunasan Haji 2026 menjadi salah satu tahapan penting bagi calon jemaah yang telah tercantum dalam daftar berangkat. Proses pelunasan ini biasanya mencakup pembayaran biaya haji, verifikasi dokumen, serta sejumlah kewajiban administrasi lainnya. Agar Anda lebih siap mengikuti seluruh rangkaian, berikut panduan lengkap yang dapat menjadi acuan.


Apa Itu Pelunasan Haji 2026?

Pelunasan Haji adalah proses pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) oleh calon jemaah yang berhak berangkat pada tahun tersebut. Untuk tahun keberangkatan 2026, proses pelunasan akan mengikuti regulasi terbaru dari Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Pelunasan bersifat wajib bagi seluruh jemaah yang masuk kuota berangkat. Tanpa pelunasan, jemaah tidak dapat diproses lebih lanjut hingga tahap pembinaan, pemberkasan, dan penerbitan visa haji.


Perkiraan Jadwal Pelunasan Haji 2026

Walaupun jadwal resmi biasanya ditetapkan mendekati tahun keberangkatan, calon jemaah bisa menggunakan pola tahun-tahun sebelumnya untuk gambaran. Berikut perkiraan jadwal:


Tahap 1 – Pelunasan untuk Jemaah Prioritas dan Lunas Tunda

Biasanya terdiri dari:

  • Jemaah berusia lanjut (lansia)

  • Jemaah lunas tunda (yang tertunda keberangkatannya)

  • Jemaah dengan pendampingan khusus


Tahap 2 – Pelunasan untuk Jemaah Reguler

Tahap ini dibuka untuk seluruh jemaah reguler yang sudah memiliki nomor porsi dan dinyatakan masuk kuota berangkat 2026.


Tahap 3 – Pengisian Kuota Tambahan

Jika masih terdapat sisa kuota, Kemenag membuka tahap terakhir untuk jemaah cadangan.

Catatan: Selalu cek pengumuman resmi Kemenag menjelang tahun berjalan untuk menyesuaikan jadwal final Pelunasan Haji 2026.


Syarat Pelunasan Haji 2026

Agar dapat mengikuti pelunasan, jemaah wajib memenuhi beberapa persyaratan administrasi maupun kesehatan.


1. Memiliki Nomor Porsi Aktif

Nomor porsi menjadi identitas utama dalam sistem haji. Jemaah yang belum mendapat nomor porsi tidak dapat mengikuti pelunasan.


2. Masuk Kuota Berangkat 2026

Penentuan kuota dilakukan berdasarkan:

  • Tahun pendaftaran

  • Prioritas khusus (misalnya lansia)

  • Kebijakan pemerintah Saudi Arabia & Indonesia


3. Melakukan Pembayaran Biaya Haji

Pembayaran dilakukan melalui bank penerima setoran (BPS) resmi, seperti:

  • BRI

  • BNI

  • Mandiri

  • BTN Syariah

  • Dan bank syariah lainnya tergantung kebijakan terbaru.


4. Melampirkan Dokumen

Dokumen standar yang diperlukan meliputi:

  • KTP dan KK

  • Buku tabungan haji

  • Bukti setor awal

  • Pas foto terbaru sesuai ketentuan

  • Keterangan kesehatan dari fasilitas kesehatan yang ditunjuk


Panduan Lengkap Pelunasan Haji 2026 Syarat, Jadwal, dan Prosedur Terbaru


Tahapan Prosedur Pelunasan Haji 2026

1. Verifikasi Data di Kemenag Kabupaten/Kota

Sebelum membayar, jemaah wajib melakukan:

  • Pengecekan data diri

  • Pengambilan formulir pelunasan

  • Update nomor telepon untuk komunikasi resmi


2. Pembayaran Biaya Haji di Bank

Setelah berkas siap, jemaah melakukan pembayaran Bipih melalui bank penyelenggara.

Prosedur di bank meliputi:

  • Menyampaikan buku tabungan haji dan identitas

  • Menyetor kekurangan biaya sesuai ketetapan tahun berjalan

  • Mendapatkan bukti lunas resmi


3. Konfirmasi Pelunasan

Bank akan mengirim data ke sistem haji nasional (Siskohat). Jemaah perlu memastikan status berubah menjadi Lunas.


4. Pemberkasan & Persiapan Manasik

Setelah pelunasan, jemaah akan mengikuti:

  • Pembagian buku manasik

  • Jadwal pembekalan di KUA kecamatan

  • Pemeriksaan kesehatan menyeluruh (medical check-up)


Estimasi Biaya Pelunasan Haji 2026

Karena besaran Bipih dapat berubah setiap tahun, estimasi biaya 2026 biasanya dipengaruhi oleh:
  • Pengaturan kuota dari Arab Saudi
  • Kurs dolar AS
  • Biaya layanan pemondokan, katering, dan transportasi
  • Besaran manfaat dari BPKH


Rata-rata biaya haji nasional dalam beberapa tahun terakhir berada di rentang Rp 50–60 juta untuk jemaah reguler, tetapi nilai pastinya untuk Pelunasan Haji 2026 akan diumumkan resmi oleh pemerintah. daftar haji plus




Tips Agar Pelunasan Haji 2026 Berjalan Lancar

1. Cek Pengumuman Resmi Secara Berkala

Gunakan sumber resmi:

  • Website Kemenag RI
  • Aplikasi Pusaka Kemenag
  • Kantor Kemenag Kabupaten/Kota


2. Persiapkan Dana Lebih Awal

Dengan mempersiapkan dana sejak jauh hari, jemaah tidak perlu khawatir jika terjadi kenaikan biaya.


3. Simpan Dokumen dalam Satu Map

Dokumen yang tertata memudahkan proses verifikasi.


4. Gunakan Fasilitas Konsultasi Kemenag

Jika terdapat kekeliruan data, segera konsultasikan agar perubahan bisa dilakukan sebelum tenggat pelunasan.


Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Apakah pelunasan bisa diwakilkan?

Bisa, dengan membawa surat kuasa bermaterai serta identitas asli jemaah dan penerima kuasa.


Apa yang terjadi jika tidak melunasi di tahun 2026?

Jemaah akan digeser ke keberangkatan tahun berikutnya sesuai ketentuan.


Apakah jemaah cadangan wajib melakukan pelunasan?

Ya. Jika kuota utama penuh, jemaah cadangan yang sudah melunasi akan diprioritaskan ketika ada pembatalan.


Penutup

Proses Pelunasan Haji 2026 merupakan langkah penting menuju keberangkatan ke Tanah Suci. Dengan memahami jadwal, syarat, prosedur, serta tips pelunasan, calon jemaah dapat menghindari kendala administratif dan mempersiapkan diri dengan lebih tenang. Pastikan selalu mengikuti pengumuman resmi dari Kemenag agar proses keberangkatan semakin lancar dan aman. haji plus