Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026 untuk jemaah haji reguler resmi rampung. Hingga penutupan tahap kedua pada Jumat (9/1), jumlah jemaah yang telah melunasi bahkan melampaui kuota nasional. Sementara itu, pelunasan Bipih untuk jemaah haji khusus masih dibuka hingga 12 Januari 2026, memberikan kesempatan terakhir bagi calon jemaah yang belum menyelesaikan kewajibannya.
Capaian ini menandai kesiapan awal penyelenggaraan ibadah haji 2026 sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima setelah masa tunggu yang panjang.
Pelunasan Bipih Haji Reguler 2026 Resmi Terpenuhi
Pelunasan Bipih haji reguler tahun 2026 telah mencapai 100,85 persen dari kuota yang ditetapkan
pemerintah. Data menunjukkan, sebanyak 205.042 jemaah telah melunasi biaya haji dari total kuota nasional 203.320 jemaah.
Jumlah Jemaah Lunas Lampaui Kuota Nasional
Capaian pelunasan yang melampaui kuota ini menegaskan bahwa seluruh porsi haji reguler telah terisi. Bahkan, jumlah jemaah yang telah memenuhi syarat istithaah tercatat lebih tinggi dibandingkan kuota yang tersedia.
Istithaah Kesehatan Jadi Faktor Penentu
Dari total jemaah yang melunasi, tercatat 223.859 jemaah telah dinyatakan memenuhi syarat istithaah kesehatan. Hal ini menegaskan bahwa istithaah bukan sekadar formalitas, melainkan elemen krusial dalam menentukan kelayakan keberangkatan jemaah haji.
Tahap Kedua Pelunasan Bipih Reguler Ditutup 9 Januari 2026
Penutupan tahap kedua pelunasan Bipih haji reguler dilakukan pada Jumat, 9 Januari 2026. Dengan ditutupnya tahap ini, maka seluruh proses pelunasan untuk jalur reguler dinyatakan selesai.
Pernyataan Resmi Kementerian Haji dan Umrah
Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Hasan Affandi, menegaskan bahwa yang berakhir pada 9 Januari adalah pelunasan untuk jemaah haji reguler.
Pelunasan Jemaah Khusus Masih Berjalan
Menurut Hasan Affandi, pelunasan Bipih haji khusus masih berlangsung hingga 12 Januari 2026. Ia mengimbau jemaah khusus yang belum melunasi agar segera menyelesaikan pembayaran sebelum batas waktu berakhir.
“Yang berakhir hari ini adalah pelunasan haji reguler. Pelunasan Bipih haji khusus masih berlangsung hingga tanggal 12 Januari 2026. Masih ada kesempatan bagi jemaah haji khusus untuk melakukan pelunasannya,” ujarnya. biaya haji plus indonesia
Pelunasan Bipih Haji Khusus Capai 98,41 Persen
Berbeda dengan haji reguler, pelunasan Bipih untuk jemaah haji khusus masih belum sepenuhnya terpenuhi. Hingga saat ini, tingkat pelunasan telah mencapai 98,41 persen.
Ribuan Kuota Haji Khusus Masih Tersedia
Dari total kuota 17.680 jemaah haji khusus, sebanyak 16.310 jemaah telah melunasi Bipih. Artinya, masih terdapat sisa kuota yang bisa diisi hingga batas akhir pelunasan pada 12 Januari 2026.
Kesempatan Terakhir bagi Jemaah Khusus
Sisa waktu pelunasan ini menjadi kesempatan terakhir bagi jemaah haji khusus agar tidak kehilangan hak keberangkatan pada musim haji 2026.
DPR Pastikan Kesiapan Akomodasi Jemaah di Arab Saudi
Selain pelunasan biaya, kesiapan layanan di Arab Saudi juga menjadi perhatian utama pemerintah dan DPR RI. Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, memastikan bahwa persiapan akomodasi jemaah haji Indonesia telah berjalan sesuai rencana.
Kesiapan Akomodasi Capai 80 Persen
Menurut Dini, hingga saat ini kesiapan akomodasi jemaah di Arab Saudi telah mencapai sekitar 80 persen. Ia menyebut tidak ditemukan persoalan signifikan terkait fasilitas dasar seperti pemondokan, transportasi, dan layanan umum.
Fokus pada Kenyamanan dan Keamanan Jemaah
DPR RI menekankan pentingnya memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah selama berada di Tanah Suci, mengingat jumlah jemaah Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia.
Manasik Haji di Daerah Dinilai Perlu Diperkuat
Di samping kesiapan teknis, pemahaman jemaah terhadap tata cara ibadah haji juga menjadi perhatian serius.
Manasik Jadi Kunci Kelancaran Ibadah
Dini Rahmania menilai pelaksanaan manasik haji di daerah harus dimaksimalkan agar calon jemaah memiliki pemahaman yang utuh mengenai rangkaian ibadah haji.
Edukasi Jemaah Sejak Dini
Manasik yang optimal diharapkan mampu meminimalisasi kendala di lapangan serta meningkatkan kemandirian jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Wacana Kampung Haji Indonesia Dinilai Efisienkan Biaya
Selain pelunasan dan kesiapan layanan, wacana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi kembali mengemuka sebagai solusi jangka panjang.
Potensi Tekan Biaya Penyelenggaraan Haji
Menurut Dini Rahmania, keberadaan Kampung Haji Indonesia berpotensi menekan biaya penyelenggaraan haji sehingga lebih efisien dan berkelanjutan.
Arahan Presiden untuk Efisiensi Haji
Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto menginginkan pelaksanaan ibadah haji dilakukan seefisien mungkin agar beban biaya yang ditanggung jemaah dapat berkurang tanpa mengurangi kualitas layanan.
“Presiden Prabowo menginginkan pelaksanaan haji dilakukan seefisien mungkin agar beban biaya jemaah dapat berkurang,” ujarnya.
Penyelenggaraan Haji 2026 Masuki Tahap Krusial
Dengan rampungnya pelunasan Bipih haji reguler dan hampir penuhnya pelunasan haji khusus, penyelenggaraan ibadah haji 2026 kini memasuki tahap krusial. haji plus biayanya berapa
Fokus Beralih ke Teknis Operasional
Pemerintah selanjutnya akan memfokuskan perhatian pada aspek teknis seperti penempatan kloter, layanan transportasi, serta koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi.
Imbauan bagi Jemaah untuk Persiapan Mandiri
Calon jemaah diimbau untuk menjaga kesehatan, mengikuti manasik secara disiplin, serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental demi kelancaran ibadah haji 2026.

0 Comments
Posting Komentar