Pemerintah resmi menetapkan besaran biaya haji tahun 2026 melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 34 Tahun 2025. Penetapan ini menjadi acuan penting bagi jutaan calon jemaah haji Indonesia yang telah menunggu giliran keberangkatan. Selain menetapkan besaran biaya, Keppres tersebut juga mengatur jadwal pelunasan biaya haji 2026, termasuk mekanisme pembayaran yang harus dipatuhi jemaah.

Menariknya, biaya haji 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2026 ditetapkan sebesar Rp54,1 juta, turun dari Bipih 2025 yang mencapai Rp55,4 juta. Penurunan ini disambut positif oleh calon jemaah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih berangsur pulih.


Keppres Nomor 34 Tahun 2025 Jadi Dasar Biaya Haji 2026

Keppres Nomor 34 Tahun 2025 menjadi payung hukum penetapan biaya haji 2026. Dalam keputusan tersebut, pemerintah mengatur secara rinci komponen pembiayaan yang harus dibayarkan oleh jemaah haji reguler.


Apa Itu Bipih dan BPIH?

Biaya haji terdiri dari dua komponen utama, yakni Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).


Pengertian Bipih

Bipih merupakan biaya yang dibayarkan langsung oleh jemaah haji. Komponen ini mencakup biaya penerbangan, akomodasi di Makkah dan Madinah, konsumsi, serta transportasi selama di Arab Saudi.


Peran BPIH dalam Penyelenggaraan Haji

Sementara itu, BPIH mencakup Bipih dan nilai manfaat dari dana setoran awal jemaah yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Nilai manfaat inilah yang membantu menekan biaya yang harus dibayar jemaah.


Biaya Haji 2026 Rata-rata Rp54,1 Juta

Dalam Keppres tersebut, pemerintah menetapkan rata-rata Bipih 2026 sebesar Rp54,1 juta. Angka ini merupakan rata-rata nasional karena besaran biaya haji berbeda di setiap embarkasi.


Biaya Haji Berbeda Tiap Embarkasi

Perbedaan biaya haji antar embarkasi disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain jarak penerbangan dari bandara keberangkatan menuju Arab Saudi serta biaya layanan di masing-masing daerah.


Faktor Penentu Perbedaan Biaya

  • Jarak dan rute penerbangan

  • Biaya operasional di embarkasi

  • Layanan akomodasi dan transportasi lokal

Meski berbeda, pemerintah memastikan selisih biaya antar embarkasi tetap dalam batas wajar dan tidak memberatkan jemaah.


Biaya Haji 2026 Turun Dibanding Tahun Sebelumnya

Penurunan biaya haji 2026 menjadi kabar baik bagi calon jemaah. Tahun sebelumnya, rata-rata Bipih tercatat sebesar Rp55,4 juta.


Alasan Penurunan Biaya Haji

Pemerintah menjelaskan bahwa penurunan biaya ini tidak lepas dari beberapa kebijakan strategis.


Optimalisasi Nilai Manfaat

Optimalisasi pengelolaan dana haji oleh BPKH menghasilkan nilai manfaat yang lebih besar, sehingga dapat digunakan untuk menekan biaya yang dibebankan kepada jemaah.


Efisiensi Layanan Haji

Selain itu, efisiensi pada sektor penerbangan, akomodasi, dan konsumsi turut berkontribusi pada penurunan biaya haji 2026.


Jadwal Pelunasan Biaya Haji 2026 Resmi Ditetapkan

Tidak hanya menetapkan besaran biaya, Keppres Nomor 34 Tahun 2025 juga mengatur jadwal pelunasan biaya haji 2026. Jadwal ini menjadi penentu bagi jemaah yang masuk dalam kuota keberangkatan. haji onh plus 2026


Jadwal Pelunasan Biaya Haji 2026 — Tahap 1, 2, dan 3

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah telah menetapkan jadwal pelunasan biaya haji 2026 dalam beberapa tahap untuk memberikan kesempatan luas bagi calon jemaah yang memenuhi syarat pelunasan. Berikut rinciannya:


🗓️ Pelunasan Tahap 1 — Prioritas Jemaah Reguler

Tahap pertama merupakan pelunasan utama yang wajib diikuti oleh jemaah yang:

  • masuk kuota keberangkatan haji 2026,

  • sudah memenuhi syarat administratif dan kesehatan. 


Jadwal Tahap 1

📌 24 November – 23 Desember 2025

Pelunasan dilakukan setiap hari pada jam layanan bank penerima setoran BPIH sesuai lokasi jemaah. 


🗓️ Pelunasan Tahap 2 — Sisa Kuota dan Cadangan

Untuk jemaah yang belum melunasi di tahap 1 atau masuk sebagai cadangan, pemerintah membuka pelunasan tahap kedua. 


Jadwal Tahap 2

📌 2 – 9 Januari 2026

Rentang waktu ini diberikan secara nasional dengan ketentuan tertentu sesuai kriteria jemaah yang berhak. 


🗓️ Pelunasan Tahap 3 — Optimalisasi Kuota (Jika Diperlukan)

Tahap ketiga biasanya dibuka secara kondisional apabila masih terdapat sisa kuota setelah tahap 1 dan 2 selesai. Jadwalnya tergantung keputusan resmi Kementerian Haji/Umrah berdasarkan kebutuhan kuota nasional, dan biasanya diumumkan kemudian secara resmi di kanal resmi haji.go.id atau akun media sosial Kemenhaj RI.

🔔 Catatan: Tahap 3 tidak selalu dibuka, tetapi menjadi opsi tambahan jika kuota reguler belum terpenuhi setelah tahap 2 ditutup.


Syarat Jemaah untuk Melunasi Biaya Haji 2026

Agar dapat melakukan pelunasan biaya haji 2026, jemaah harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah.


Istithaah Kesehatan Jadi Syarat Utama

Salah satu syarat utama pelunasan adalah istithaah kesehatan, yang menyatakan jemaah layak secara medis untuk menunaikan ibadah haji.


Pemeriksaan Kesehatan Jemaah

Jemaah wajib menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas layanan kesehatan yang ditunjuk pemerintah sebelum dinyatakan memenuhi syarat istithaah.


Status Administrasi dan Nomor Porsi

Selain kesehatan, jemaah juga harus memastikan status administrasi dan nomor porsi haji mereka aktif dan masuk kuota tahun berjalan. nomor porsi haji plus


Imbauan Pemerintah kepada Calon Jemaah Haji 2026

Pemerintah mengimbau calon jemaah haji untuk mencermati informasi resmi terkait biaya dan jadwal pelunasan agar tidak tertinggal.


Pantau Informasi Resmi Kemenag

Calon jemaah disarankan rutin memantau pengumuman dari Kementerian Agama melalui kantor Kemenag daerah maupun kanal digital resmi.


Hindari Informasi Tidak Resmi

Pemerintah juga mengingatkan jemaah untuk tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi yang beredar di media sosial.


Penetapan Biaya Haji 2026 Beri Kepastian bagi Jemaah

Dengan terbitnya Keppres Nomor 34 Tahun 2025, pemerintah berharap calon jemaah memperoleh kepastian terkait biaya dan jadwal pelunasan haji 2026. Kepastian ini diharapkan membantu jemaah dalam mempersiapkan diri, baik dari sisi finansial maupun kesehatan.

Penurunan biaya haji 2026 menjadi sinyal positif bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan haji. Ke depan, pengelolaan dana haji diharapkan semakin transparan dan berorientasi pada kepentingan jemaah, sehingga ibadah haji dapat dilaksanakan dengan aman, nyaman, dan khusyuk.