Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi merilis Rencana Perjalanan Ibadah Haji (RPH) 1447 Hijriah atau jadwal perjalanan haji 2026. Penetapan jadwal ini menjadi pedoman utama bagi seluruh tahapan penyelenggaraan haji, mulai dari persiapan keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan jamaah ke Tanah Air.

Dengan diumumkannya jadwal lebih awal, pemerintah berharap seluruh proses operasional haji 2026 dapat berjalan lebih terukur, sistematis, dan memberikan kepastian waktu bagi jamaah. Berikut ulasan lengkap jadwal dan alur operasional ibadah haji 2026.

Jadwal Resmi Perjalanan Ibadah Haji 2026

Rencana perjalanan ibadah haji 1447 H telah ditetapkan melalui koordinasi lintas kementerian dan otoritas Arab Saudi. Jadwal ini mencakup seluruh fase utama penyelenggaraan haji.


Awal Masuk Asrama Haji

Perjalanan jamaah haji Indonesia akan dimulai pada:

21 April 2026 / 4 Dzulqa’dah 1447 H

Jamaah mulai masuk ke Asrama Haji sesuai embarkasi masing-masing.

Di asrama, jamaah akan menjalani proses pemeriksaan akhir, pembekalan, serta pengaturan keberangkatan menuju bandara.


Keberangkatan Gelombang I ke Madinah

22 April 2026

Jamaah Gelombang I diberangkatkan menuju Madinah Al-Munawwarah.

Gelombang ini akan melaksanakan ibadah arbain di Masjid Nabawi sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.


Keberangkatan Gelombang II Langsung ke Makkah

7 Mei 2026 / 20 Dzulqa’dah 1447 H

Jamaah Gelombang II berangkat langsung dari Tanah Air menuju Makkah Al-Mukarramah.

Setibanya di Makkah, jamaah akan langsung melaksanakan umrah wajib sebagai rangkaian awal ibadah haji.


Jadwal Puncak Ibadah Haji 1447 H

Fase puncak ibadah haji merupakan rangkaian terpenting yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental jamaah.


Perjalanan Menuju Arafah

25 Mei 2026 / 8 Dzulhijjah 1447 H

Jamaah mulai diberangkatkan menuju Arafah.

Pergerakan jamaah dilakukan secara bertahap menggunakan armada bus resmi yang telah disiapkan.


Wukuf di Arafah

26 Mei 2026 / 9 Dzulhijjah 1447 H

Jamaah melaksanakan wukuf di Arafah sebagai rukun haji utama.

Pada fase ini, jamaah dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, dan ibadah.


Mabit di Muzdalifah dan Mina

Setelah wukuf, jamaah melanjutkan perjalanan:

  • Mabit di Muzdalifah

  • Mabit di Mina

  • Melontar jumrah

  • Penyembelihan hewan dam

  • Tahallul

  • Rangkaian ini berlangsung hingga hari tasyrik.


Jadwal Pemulangan Jamaah Haji 2026

Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, jamaah mulai memasuki fase kepulangan.


Pemulangan Gelombang I

Mulai 1 Juni 2026

Jamaah Gelombang I dipulangkan melalui Jeddah menuju Indonesia.


Pemulangan Gelombang II

Hingga 1 Juli 2026 / 16 Muharram 1448 H

Gelombang II dipulangkan setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Madinah.


Alur Operasional Penyelenggaraan Haji 2026

Selain jadwal, pemerintah juga menyusun alur operasional haji 2026 secara terintegrasi agar pelayanan berjalan optimal.


Tahap Pra-Keberangkatan di Tanah Air

Pada tahap ini, jamaah menjalani:


Administrasi dan Dokumen

  • Pelunasan biaya haji

  • Pengurusan visa

  • Validasi biometrik

  • Penerbitan paspor


Pembinaan dan Manasik

  • Manasik haji nasional dan daerah

  • Bimbingan kesehatan

  • Simulasi ibadah


Pemeriksaan Kesehatan

  • Medical check-up

  • Vaksinasi

  • Penguatan istithaah kesehatan


Tahap Operasional di Asrama Haji

Di asrama, jamaah menjalani:


Proses Check-in

  • Penyerahan paspor

  • Pembagian gelang identitas

  • Distribusi living cost


Briefing Akhir

  • Informasi penerbangan

  • Tata tertib perjalanan

  • Koordinasi kloter


Tahap Pelayanan di Arab Saudi

Pelayanan jamaah di Tanah Suci mencakup berbagai sektor utama.


Layanan Transportasi

  • Bus antar kota (Madinah–Makkah–Jeddah)

  • Bus shalawat

  • Transportasi Armuzna


Layanan Akomodasi

  • Hotel di Makkah dan Madinah

  • Tenda ber-AC di Arafah dan Mina

  • Sistem zonasi jamaah


Layanan Konsumsi

  • Tiga kali makan per hari

  • Menu khas Indonesia

  • Distribusi katering terjadwal


Layanan Kesehatan

  • Klinik sektor

  • Rumah sakit rujukan

  • Tim medis kloter


Layanan Perlindungan Jamaah

  • Petugas PPIH

  • Layanan pengaduan

  • Sistem pelacakan jamaah


Tahap Pemulangan ke Tanah Air

Fase ini mencakup:


Proses Check-out Hotel

  • Pemeriksaan barang bawaan

  • Validasi paspor

  • Koordinasi kloter


Debarkasi di Indonesia

  • Pemeriksaan imigrasi

  • Pemeriksaan kesehatan

  • Penyerahan jamaah ke daerah


Layanan Pasca Haji

  • Monitoring kesehatan

  • Pembinaan alumni haji

  • Evaluasi pelayanan


Komitmen Pemerintah dalam Penyelenggaraan Haji 2026

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa RPH 1447 H menjadi pedoman utama seluruh penyelenggaraan operasional haji. keberangkatan haji plus 2027


Pemerintah berkomitmen memastikan:

  • Kepastian jadwal

  • Keamanan perjalanan

  • Kenyamanan ibadah

  • Kualitas layanan

  • Transparansi pengelolaan

  • Dengan perencanaan matang, diharapkan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan lancar.


Tips Persiapan Jamaah Menghadapi Haji 2026

Agar perjalanan ibadah berjalan optimal, jamaah disarankan melakukan persiapan sejak dini.


Persiapan Fisik dan Mental

  • Rutin olahraga

  • Menjaga pola makan

  • Latihan berjalan kaki


Persiapan Administrasi

  • Cek masa berlaku paspor

  • Lengkapi dokumen

  • Simpan salinan data


Persiapan Ibadah

  • Perbanyak manasik mandiri

  • Pelajari fiqih haji

  • Konsultasi dengan pembimbing


Penutup

Rencana Perjalanan Ibadah Haji 2026 menjadi landasan utama bagi seluruh tahapan penyelenggaraan haji. Mulai dari masuk asrama pada 21 April 2026, keberangkatan gelombang, puncak wukuf pada 26 Mei 2026, hingga pemulangan pada 1 Juli 2026, semuanya telah disusun secara sistematis.

Dengan mengikuti jadwal dan alur operasional yang telah ditetapkan, jamaah diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih tertib, aman, dan khusyuk. Pemerintah pun terus berupaya meningkatkan kualitas layanan demi terwujudnya haji yang mabrur dan berkesan.